Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), mendampingi Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen, Kamis (6/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan pemulihan infrastruktur dan kondisi masyarakat pascabencana di Aceh.
Wapres Gibran tiba di Bandara Malikussaleh, Aceh Utara, dan disambut langsung oleh Wakil Gubernur Aceh sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi terdampak banjir di Kabupaten Bireuen.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan kunjungan kerja Wapres difokuskan untuk melihat secara langsung progres penanganan dampak bencana hidrometeorologi, khususnya pembangunan kembali infrastruktur yang rusak akibat banjir.
“Pak Wagub mendampingi Wapres meninjau sejumlah lokasi terdampak, termasuk Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang yang saat ini sedang dalam proses pembangunan,” kata Nurlis.
Setibanya di Jembatan Krueng Tingkeum, Wapres bersama Wakil Gubernur turun hingga ke area bawah jembatan di Desa Tingkeum Manyang untuk melihat langsung kondisi lapangan. Rombongan disambut Bupati Bireuen, Mukhlis, serta Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnaen, Kasatker BPJN Rizki Anugrah, PPK 1.3 Isnanda, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf Dikdik Sukayat, Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, unsur Forkopimda, camat, para keuchik, tokoh masyarakat, hingga warga yang memadati lokasi.
Di lokasi, Wapres menerima paparan dari Kepala BPJN Aceh mengenai kondisi Jembatan Krueng Tingkeum, mulai dari kerusakan akibat banjir hingga progres pembangunan yang sedang berlangsung sebagai bagian dari upaya pemulihan infrastruktur.
Rombongan kemudian bergerak menuju tebing sungai untuk melihat langsung dampak abrasi dan kerusakan yang ditimbulkan banjir. Bupati Bireuen memaparkan kondisi wilayah saat bencana, termasuk sejumlah jembatan yang putus dan kerusakan bantaran sungai. Wakil Gubernur Aceh turut memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah yang telah dilakukan Pemerintah Aceh dalam mendukung percepatan penanganan pascabencana.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran juga menyapa masyarakat dan menyerahkan bantuan berupa buku tulis serta perlengkapan sekolah kepada anak-anak yang hadir di lokasi. Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke SD Negeri 7 Jangka dan meninjau Jembatan Teupin Mane di Kabupaten Bireuen.
Usai menyelesaikan rangkaian peninjauan di Bireuen, Wapres kembali ke Bandara Malikussaleh untuk melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter menuju Helipad Lapangan Bola Desa Lumut, Kabupaten Aceh Tengah.
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap Aceh melalui kunjungan kerja Wakil Presiden. Menurutnya, kehadiran Wapres memberikan semangat bagi masyarakat sekaligus memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan sesuai harapan.
“Kedatangan Wapres Gibran sangat bermakna bagi masyarakat Aceh. Beliau dapat berdialog langsung dengan warga serta melihat secara langsung perkembangan proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi, sehingga berbagai kebutuhan di lapangan dapat diketahui secara nyata,” ujar Dek Fadh melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi.





