01/09/2026 8:38 AM

Massa Kibarkan Bendera Bulan Bintang, Peringatan Damai Aceh Berujung Ricuh

Warga mengibarkan bendera bintang bulan saat peringatan Hari Damai Aceh ke 21 tahun di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026). Foto: tabaca/HO

Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), berakhir ricuh. Kericuhan pecah setelah massa berupaya menurunkan bendera Merah Putih dan menggantinya dengan bendera bulan bintang di halaman masjid.

Aksi bermula ketika seorang warga memanjat tiang bendera di halaman masjid. Ia kemudian membuka tali pengikat bendera Merah Putih dan melemparkannya ke bawah.

Petugas TNI-Polri yang berada di lokasi langsung bergerak membubarkan massa. Namun, upaya tersebut mendapat perlawanan. Massa kemudian kembali mendekati tiang bendera.

Tak lama berselang, dua warga memanjat tiang sambil membawa bendera bulan bintang. Saat proses pemasangan berlangsung, aparat melepaskan tembakan peringatan ke udara dan bergerak mundur ke arah Kodim 0101/Kota Banda Aceh.

Situasi semakin memanas. Massa yang terdiri dari gabungan anak syuhada dan sejumlah elemen masyarakat melempari aparat yang membentuk barikade. Aksi saling kejar pun terjadi di sekitar masjid.

Setelah aparat mundur, warga kembali memanjat tiang dan berhasil mengikat bendera bulan bintang. Bentrokan kembali pecah. Massa melempar batu ke arah petugas, sementara aparat merespons dengan tembakan ke udara dan gas air mata.

Kericuhan tersebut juga menyebabkan sejumlah kendaraan yang terparkir di samping Masjid Raya Baiturrahman mengalami kerusakan akibat lemparan batu.

Hingga berita ini ditulis, massa masih bertahan di sekitar Masjid Raya Baiturrahman dan situasi di lokasi masih dalam penjagaan aparat keamanan.

Topik

BERITA TRKAIT

BERITA TERBARU