01/09/2026 9:29 AM

Peringatan Hari Damai Aceh Memanas, Massa Kejar Aparat dan Bakar Sepeda Motor

Massa mengejar kepolisian saat kericuhan pecah pada peringatan Hari Damai Aceh ke 21 tahun di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026). Foto: tabaca/HO

Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), berujung ricuh. Massa terlibat bentrokan dengan aparat gabungan TNI dan Polri setelah terjadi penolakan terhadap pemasangan bendera bintang bulan di kompleks masjid.

Massa melemparkan batu dan sejumlah benda ke arah aparat. Petugas kemudian melepaskan beberapa tembakan peringatan ke udara serta menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Suasana sempat mencekam. Massa berlarian setelah terdengar suara tembakan, sementara sebagian lainnya bergerak mengejar personel TNI yang berjaga di sekitar masjid hingga ke arah Gedung DPRK Banda Aceh dan Simpang Kodim.

Kericuhan juga menyebabkan sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar masjid mengalami kerusakan akibat lemparan batu.

Berawal dari Pemasangan Bendera Bintang Bulan

Kericuhan bermula ketika sebagian massa dari sejumlah elemen masyarakat hendak memasang bendera bintang bulan pada salah satu tiang di kompleks Masjid Raya Baiturrahman.

Aparat TNI yang berjaga di sekitar pagar masjid melarang pemasangan bendera tersebut. Larangan itu kemudian diikuti beberapa kali tembakan peringatan ke udara.

Suara tembakan membuat massa yang berada di halaman masjid spontan tiarap. Situasi kemudian memanas ketika sebagian massa meluapkan kemarahan kepada aparat.

Massa bergerak mengejar personel TNI yang berada di sekitar masjid. Dalam pengejaran tersebut, batu dan sejumlah benda dilemparkan ke arah aparat.

Bentrokan mulai mereda setelah personel TNI menjauh dari kejaran massa.

Massa Bakar Motor Aparat

Meski bentrokan mereda, massa masih bertahan di sekitar Masjid Raya Baiturrahman dan menyampaikan protes atas larangan pengibaran bendera bintang bulan.

Sejumlah selongsong peluru ditemukan berserakan di jalan sekitar lokasi setelah aparat melepaskan tembakan peringatan.

Massa juga membakar satu unit sepeda motor milik aparat TNI yang diparkir di area masjid.

Sementara itu, seorang peserta aksi dilaporkan dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka di bagian kepala.

Hingga Sabtu malam, massa masih bertahan di sekitar Masjid Raya Baiturrahman. Situasi di lokasi masih dalam pengamanan aparat gabungan.

Topik

BERITA TRKAIT

BERITA TERBARU