Jalan protokol Kota Lhokseumawe mendadak dipenuhi warna Merah Putih, Sabtu (15/8/2026). Bendera berukuran panjang dibentangkan dan diarak bersama di tengah barisan TNI, Polri, pelajar, Pramuka, Satpol PP, Resimen Mahasiswa (Menwa), serta masyarakat dalam Kirab Bendera Merah Putih menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Warga yang berada di sepanjang jalan turut menyaksikan iring-iringan tersebut. Sebagian mengabadikan momen dengan telepon seluler, sementara barisan peserta terus bergerak membawa Sang Merah Putih menyusuri jalan utama kota.
Komandan Korem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran mengatakan, kirab menjadi momentum untuk meneguhkan kembali persatuan dan semangat kebangsaan masyarakat Aceh.
“Kirab Merah Putih serentak di 12 kabupaten/kota ini adalah ikhtiar kita bersama untuk terus mengobarkan semangat persatuan dan kesatuan, khususnya di Provinsi Aceh,” ujar Ali Imran.
Menurut Ali Imran, kebersamaan dalam membawa Merah Putih menunjukkan bahwa semangat patriotisme dan nasionalisme masyarakat Aceh tetap kuat.
“Bendera raksasa yang membentang dan diarak bersama ini menjadi bukti nyata bahwa jiwa patriotisme dan nasionalisme masyarakat Aceh tetap berkibar gagah, kokoh, dan tak tergoyahkan,” katanya.
Merah Putih Satukan Semua Elemen
Kirab mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu barisan. Perbedaan seragam, usia, dan latar belakang melebur ketika mereka bersama-sama membawa simbol negara.
Ali Imran mengapresiasi antusiasme seluruh peserta dan masyarakat yang ikut dalam kegiatan tersebut.
“Melihat antusiasme luar biasa dari TNI, Polri, pemerintah daerah, adik-adik pelajar, hingga masyarakat yang turun ke jalan, ego sektoral kita lebur menjadi satu rasa cinta Tanah Air,” ujarnya.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut tidak berhenti pada momentum HUT Kemerdekaan, tetapi menjadi energi untuk membangun Aceh yang lebih damai, maju, dan sejahtera dalam bingkai NKRI.
Merah Putih Berkibar di 12 Wilayah
Kirab di Lhokseumawe merupakan bagian dari kegiatan yang digelar serentak di wilayah tugas Korem 011/Lilawangsa. Kegiatan serupa berlangsung di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, serta Kota Langsa.
Di masing-masing daerah, kirab melibatkan Forkopimda, TNI, Polri, pelajar, Pramuka, dan berbagai elemen masyarakat.
Merah Putih pun tak sekadar dibentangkan di jalan. Bendera tersebut menjadi simbol kebersamaan masyarakat Aceh dalam menyambut 81 tahun Indonesia merdeka.





