12/08/2026 6:11 PM

Tembus Grand Final LCC Empat Pilar MPR-RI, Sekda Aceh Minta 10 Siswa SMA 2 Masuk Karantina

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA., berfoto bersama 10 siswa SMA Negeri 2 Banda Aceh peserta Grand Final ajang Lomba Cerdas-Cermat (LCC) Empat Pilar MPR-RI 2026, di ruang Sekda Aceh, Selasa (11/8/2026). Foto: tabaca/HO-Humas Setda Aceh

Prestasi 10 siswa SMA Negeri 2 Banda Aceh di ajang Lomba Cerdas-Cermat (LCC) Empat Pilar MPR-RI 2026 tidak berhenti di tingkat Provinsi Aceh. Mereka berhasil mengamankan tiket ke grand final tingkat nasional dan kini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Aceh.

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, meminta persiapan para siswa dilakukan secara serius. Ia bahkan menginstruksikan Dinas Pendidikan Aceh dan pihak sekolah menyiapkan training center selama sepekan sebagai persiapan menghadapi kompetisi nasional.

Pesan itu disampaikan Nasir saat menerima 10 siswa SMA 2 Banda Aceh di ruang rapat Setda Aceh, Banda Aceh, Selasa (11/8/2026).

“Tidak ada kompetisi tanpa persiapan. Mereka harus disiapkan sehingga kompetitif,” kata Nasir.

Nasir meminta para siswa menjalani karantina di tempat yang layak agar dapat fokus berlatih tanpa terganggu aktivitas lain. Kebutuhan selama masa persiapan, termasuk anggaran, juga diminta tidak menjadi beban bagi para siswa maupun sekolah.

“Mereka harus digembleng dan masuk karantina. Carikan tempat yang bagus, sediakan semua kebutuhan mereka. Jangan sampai kelelahan, istirahat yang cukup, dan jangan sakit,” ujarnya.

Menurut Nasir, waktu yang tersedia untuk mematangkan persiapan relatif singkat. Karena itu, seluruh tahapan latihan harus dilakukan secara terukur dan intensif.

“Kita punya waktu 10 hari. Selama kompetisi, mereka harus disiapkan,” katanya.

Nasir juga memastikan pemerintah daerah akan mendukung kebutuhan persiapan tersebut. Ia meminta persoalan biaya tidak menjadi kendala bagi tim SMA 2 Banda Aceh.

“Nanti saya dan Pak Kadis Pendidikan Aceh yang mencari anggarannya. Jadi soal biaya tidak perlu khawatir dan tak perlu dipikirkan. Biar kami yang sediakan,” tegasnya.

Bawa Nama Aceh ke Tingkat Nasional

Sebanyak 10 siswa SMA 2 Banda Aceh yang lolos ke grand final nasional yakni Aslan Sagusta Putra, Muhammad Zaghlul Rizky Hasibuan, Fasya Elfariez, Recha Anggreani Fauzan, Misha Fathia, Syalsa Billa Azira T, Selsy Adilla Azira T, Naila, Anjani Sakhi Azaria Syahla, dan Annora Sasikirana.

Mereka akan bersaing dengan 21 SMA lainnya dari berbagai provinsi di Indonesia dalam Grand Final LCC Empat Pilar MPR-RI 2026 tingkat nasional.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP., memastikan pihaknya akan menjalankan arahan Sekda Aceh dengan memberikan dukungan maksimal kepada tim tersebut.

“Para siswa ini perlu diberi perhatian yang terbaik agar mereka dapat berkompetisi dengan bagus,” ujarnya.

Kepala SMA 2 Banda Aceh, Herlina Dewi, mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan Pemerintah Aceh. Menurutnya, perhatian tersebut menjadi tambahan motivasi bagi para siswa untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional.

“Kami akan berusaha keras untuk dapat berkompetisi dengan baik nanti,” katanya.

Para siswa tersebut sebelumnya datang ke Kantor Gubernur Aceh bersama Kepala SMA 2 Banda Aceh dan sejumlah guru. Mereka didampingi jajaran Dinas Pendidikan Aceh serta dewan juri LCC Empat Pilar tingkat Provinsi Aceh, yakni Prof. Dr. Syafrizal Abbas, Dr. M Yasir Putra Utama, dan Dr. Nurlis Effendi.

Kini, target mereka bukan lagi sekadar menjadi juara di Aceh. Dengan waktu persiapan yang tersisa, 10 siswa tersebut dituntut tampil maksimal untuk membawa nama Aceh bersaing di panggung nasional.

Topik

BERITA TRKAIT

BERITA TERBARU